Menentukan posisi gantung pompa celup (pompa submersible) di dalam sumur bor tidak boleh dilakukan secara asal-asalan. Jika posisi pompa dipasang terlalu tinggi mendekati permukaan air, unit berisiko menyedot udara saat muka air tanah menyusut. Sebaliknya, jika posisi pompa diletakkan terlalu rendah hingga menyentuh bagian paling bawah sumur, pompa akan menyedot endapan lumpur tebal dan pasir.

Lantas, berapa jarak ideal kedalaman posisi dari dasar sumur bor agar aliran air tetap deras dan unit mesin terlindungi dari kerusakan? Simak aturan teknisnya berikut ini.

1. Jarak Ideal Pompa Celup dari Dasar Sumur Bor

Aturan standar dalam dunia pengeboran dan instalasi pompa sumur dalam menetapkan bahwa posisi penempatan unit pompa celup idealnya adalah:

  • Minimal 1 hingga 2 meter di atas dasar sumur bor.

  • Pada kondisi sumur bor dengan potensi endapan pasir yang sangat tinggi, jarak gantung aman dapat ditingkatkan menjadi 2 hingga 3 meter dari dasar sumur.

2. Mengapa Tidak Boleh Menyentuh Dasar Sumur?

Meletakkan unit pompa submersible langsung di dasar sumur bor membawa beberapa risiko serius yang dapat memperpendek usia pakai alat:

A. Menyedot Endapan Lumpur dan Pasir Heavy

Bagian dasar sumur bor merupakan tempat mengendapnya sisa-sisa galian, lumpur halus, dan pasir. Jika intake saringan pompa berada tepat di area tersebut, partikel padat akan tersedot masuk dan mengikis impeller (kipas pendorong) hingga macet.

B. Menutup Sirkulasi Air Pendingin Motor

Bodi pompa celup membutuhkan aliran air yang terus bergerak melintasi bodi luar untuk mendinginkan suhu dinamo. Jika bagian bawah pompa tertimbun lumpur dasar sumur, proses pendinginan akan terhambat dan memicu overheating hingga motor terbakar.

3. Memperhatikan Dynamic Water Level (Muka Air Surut)

Selain memperhitungkan jarak dari dasar sumur, posisi pemasangan pompa celup juga harus memperhatikan kedalaman Dynamic Water Level (kedalaman muka air saat pompa dinyalakan secara nonstop).

Aturan Posisi Gantung Ideal: Posisikan unit pompa celup berada minimal 3 meter di bawah garis muka air surut (dynamic level) dan tetap menjaga jarak 1 hingga 2 meter di atas dasar sumur bor. Posisi ini memastikan motor selalu terendam penuh air pendingin sekaligus aman dari ancaman sedotan lumpur dasar sumur.

4. Keamanan Posisi Pemasangan pada Pompa Celup Tenaga Surya

Penentuan posisi gantung yang presisi sangat berpengaruh pada performa pompa celup tenaga surya.

Saran Pakar Teknis SuryaQua:

“Mengatur jarak ideal pompa celup dari dasar sumur membuat beban kerja inverter pada sistem pompa celup tenaga surya—seperti teknologi SuryaQua atau standar efisiensi pompa Lorentz—menjadi jauh lebih ringan, sehingga aliran air yang dihasilkan tetap konsisten sejak matahari terbit hingga sore hari.”

Kesimpulan

Posisi gantung pompa celup yang tepat—yakni minimal 1 hingga 2 meter di atas dasar sumur—adalah syarat wajib agar pasokan air jernih, bebas pasir, dan mesin tidak mudah rusak.

Ingin berkonsultasi mengenai teknis pemasangan atau tertarik memasang sistem pompa celup tenaga surya SuryaQua? Hubungi tim ahli SuryaQua sekarang juga untuk panduan teknis gratis dan penawaran bergaransi resmi!

Baca Juga :  Pompa Diesel vs Pompa Tenaga Surya: Dampak Jangka Panjang Terhadap Pemanasan Global

Sebagai perusahaan yang mendukung penghematan energi, maka Kami menawarkan solusi kepada anda yang memiliki tagihan listrik sampai jutaan rupiah terkait penggunaan pembangkit listrik tenaga surya. Ada banyak Paket PLTS untuk Rumah yang dapat anda pilih sesuai dengan kebutuhan.

MORE ABOUT US