Seberapa Besar Penurunan Daya Akibat Awan Tebal
Awan tebal dapat mengurangi cahaya matahari yang sampai ke panel surya. Ketika cahaya berkurang, daya listrik yang dihasilkan panel juga dapat ikut turun.
Kondisi ini penting diperhatikan pada sistem pompa tenaga surya. Sebab, pompa membutuhkan daya yang cukup agar motor dapat bekerja dan menghasilkan debit air sesuai kebutuhan.
Namun, besarnya penurunan daya tidak dapat ditentukan hanya dengan melihat apakah langit terlihat mendung atau berawan.
Awan memiliki tingkat ketebalan yang berbeda. Selain itu, posisi matahari, waktu pengukuran, kondisi panel, bayangan, suhu, dan karakteristik sistem juga dapat memengaruhi hasil.
Karena itu, tidak tepat jika satu angka penurunan daya dianggap berlaku untuk semua panel.
Pengguna sebaiknya melihat kondisi nyata di lokasi. Data tersebut dapat membantu mengetahui seberapa besar pengaruh awan terhadap pompa tenaga surya saat hujan atau musim mendung.
Dampak Ketebalan Awan terhadap Daya
Awan Tipis dan Awan Tebal Memberikan Hasil Berbeda
Awan tipis masih dapat membiarkan sebagian besar cahaya melewati lapisan awan. Pada kondisi tersebut, panel tetap dapat menerima cahaya yang cukup.
Sebaliknya, awan tebal dapat menghalangi lebih banyak cahaya langsung. Cahaya yang diterima panel pun dapat turun lebih jauh.
Perbedaan ini membuat daya panel dapat berubah dari satu kondisi ke kondisi lainnya.
Karena itu, istilah “mendung” saja belum cukup untuk menentukan jumlah daya yang tersedia.
Tidak Ada Persentase Penurunan yang Berlaku Umum
Penurunan daya panel saat awan tebal dapat berbeda pada setiap lokasi dan waktu.
Satu instalasi mungkin masih menghasilkan daya yang cukup untuk menjalankan pompa. Instalasi lain dapat mengalami penurunan lebih besar pada kondisi langit yang terlihat serupa.
Hal tersebut dapat terjadi karena kondisi panel dan lingkungan tidak sama.
Jadi, pengguna sebaiknya tidak menggunakan angka perkiraan sebagai hasil pasti.
Cahaya yang Tersebar Tetap Bisa Digunakan
Meskipun awan menghalangi cahaya langsung, sebagian cahaya tetap dapat tersebar melalui atmosfer dan awan.
Panel kemudian masih dapat mengubah cahaya tersebut menjadi listrik.
Itulah sebabnya panel tidak selalu berhenti menghasilkan energi ketika langit tertutup awan.
Akan tetapi, daya yang tersedia biasanya berbeda dari kondisi ketika panel menerima cahaya matahari yang lebih kuat.
Waktu Pengukuran Mempengaruhi Hasil
Kondisi awan bukan satu-satunya faktor yang perlu diperhatikan.
Pagi, siang, dan sore memiliki kondisi cahaya yang berbeda. Posisi matahari juga terus berubah.
Karena itu, pengukuran daya pada pagi hari tidak dapat langsung dibandingkan dengan pengukuran siang hari tanpa memperhatikan kondisi tersebut.
Pengguna sebaiknya melakukan pencatatan pada beberapa waktu agar hasilnya lebih mudah dipahami.
Bayangan Dapat Memperbesar Penurunan
Panel yang terkena bayangan dapat mengalami penurunan produksi tambahan.
Bayangan pohon, bangunan, tiang, atau struktur lain dapat mengurangi cahaya yang diterima panel.
Jika kondisi tersebut terjadi bersamaan dengan awan tebal, daya yang tersedia dapat menjadi semakin rendah.
Karena itu, lokasi panel perlu diperiksa sebelum menyimpulkan bahwa penurunan daya hanya disebabkan oleh awan.
Kondisi Panel Juga Berpengaruh
Kotoran pada permukaan panel dapat mengurangi cahaya yang masuk.
Debu, daun, dan sisa kotoran setelah hujan dapat menjadi salah satu penyebab tambahan.
Panel yang bersih belum tentu menghasilkan daya tinggi saat awan tebal. Namun, panel yang kotor dapat mengalami penurunan tambahan.
Pemeriksaan kondisi panel tetap perlu dilakukan saat hasil produksi terlihat lebih rendah dari biasanya.
Cara Sistem Beradaptasi
Mengukur Daya Secara Langsung
Cara yang lebih baik untuk mengetahui dampak awan adalah mengukur kinerja panel.
Pengguna dapat mencatat tegangan, arus, atau daya yang dihasilkan pada kondisi cerah dan mendung.
Data tersebut dapat dibandingkan dalam kondisi waktu dan beban yang sama atau mendekati.
Hasilnya akan memberikan gambaran yang lebih sesuai dengan kondisi instalasi sendiri.
Membandingkan dengan Kebutuhan Pompa
Daya panel perlu dibandingkan dengan kebutuhan pompa.
Jika daya yang tersedia masih cukup, pompa dapat tetap bekerja.
Namun, ketika daya turun terlalu rendah, motor dapat mengalami penurunan kemampuan kerja atau sistem dapat berhenti sesuai karakteristik kontrolernya.
Karena itu, yang penting bukan hanya mengetahui berapa persen daya turun, tetapi juga apakah daya yang tersisa masih cukup untuk kebutuhan pompa.
Mengatur Jadwal Pemompaan
Jika data menunjukkan bahwa cahaya biasanya lebih baik pada waktu tertentu, jadwal pemompaan dapat disesuaikan.
Pompa dapat lebih banyak digunakan ketika energi tersedia dengan baik.
Sementara itu, periode dengan cahaya rendah dapat dimanfaatkan untuk mengurangi kerja pompa jika kebutuhan air memungkinkan.
Pengaturan ini dapat membantu penggunaan energi menjadi lebih terarah.
Memanfaatkan Tangki Air
Tangki air dapat menjadi penyangga ketika daya panel berubah.
Saat cahaya cukup, pompa dapat digunakan untuk mengisi tangki.
Kemudian, air yang tersimpan dapat digunakan ketika awan tebal membuat daya turun.
Dengan cara ini, kebutuhan air tidak harus selalu mengikuti kondisi energi pada saat yang sama.
Menggunakan Kontroler yang Sesuai
Kontroler berperan dalam mengatur hubungan antara sumber energi dan pompa.
Pada kondisi daya berubah, kontroler dapat menjaga agar sistem bekerja sesuai batas yang telah dirancang.
Jika sistem memiliki sensor cahaya, data sensor juga dapat digunakan sebagai salah satu masukan.
Namun, kemampuan tersebut bergantung pada jenis dan pengaturan kontroler.
Menyiapkan Energi Cadangan
Periode awan tebal yang berlangsung lama dapat menjadi tantangan bagi sistem yang membutuhkan pasokan air terus-menerus.
Baterai atau sumber energi lain dapat digunakan sebagai cadangan sesuai kebutuhan.
Sistem cadangan tidak selalu harus digunakan setiap kali awan datang.
Pengguna dapat menentukan kapan cadangan diperlukan berdasarkan kebutuhan air dan kemampuan sumber utama.
Solusi Mengatasi Penurunan Daya
Menambah Kapasitas Panel jika Diperlukan
Jika hasil pengukuran menunjukkan bahwa energi sering tidak mencukupi, kapasitas panel dapat dievaluasi.
Penambahan panel dapat menjadi salah satu pilihan untuk meningkatkan energi yang tersedia.
Namun, penambahan harus dilakukan berdasarkan perhitungan.
Tegangan, arus, kapasitas kontroler, ukuran kabel, dan kemampuan pompa perlu diperiksa terlebih dahulu.
Mengurangi Beban yang Tidak Diperlukan
Ketika daya turun, kebutuhan energi dapat dikelola.
Penggunaan pompa untuk kebutuhan yang tidak mendesak dapat ditunda.
Sementara itu, kebutuhan air yang lebih penting dapat diprioritaskan.
Cara tersebut dapat membantu energi yang tersedia digunakan untuk kebutuhan utama.
Memanfaatkan Periode Cahaya yang Lebih Baik
Tidak semua waktu mendung memiliki tingkat cahaya yang sama.
Awan dapat bergerak sehingga kondisi cahaya berubah dalam beberapa menit atau jam.
Ketika cahaya meningkat, pompa dapat kembali bekerja jika sistem memang memungkinkan.
Dengan memanfaatkan periode tersebut, energi yang tersedia dapat digunakan dengan lebih baik.
Menjaga Panel Tetap Bersih
Panel yang bersih dapat membantu cahaya mencapai permukaan panel tanpa tambahan penghalang dari kotoran.
Pembersihan tidak perlu dilakukan berdasarkan jadwal yang sama untuk semua lokasi.
Jika panel berada di area berdebu atau banyak daun, pemeriksaan mungkin perlu dilakukan lebih sering.
Perawatan sebaiknya dilakukan dengan cara yang aman dan sesuai petunjuk panel.
Memeriksa Kabel dan Sambungan
Penurunan daya tidak selalu berasal dari awan.
Kabel atau sambungan yang bermasalah juga dapat menyebabkan rugi-rugi dan memengaruhi kinerja sistem.
Karena itu, kondisi instalasi listrik perlu diperiksa ketika hasil pengukuran tidak sesuai harapan.
Pemeriksaan bagian listrik sebaiknya dilakukan oleh orang yang memiliki kemampuan teknis, terutama pada instalasi yang bertegangan.
Memeriksa Kinerja Pompa
Daya panel yang cukup tidak selalu berarti debit pompa akan sesuai target.
Kondisi pompa, pipa, sumber air, dan tinggi angkat juga berpengaruh.
Jika daya terlihat normal tetapi debit turun, masalah mungkin berada pada bagian tersebut.
Pemeriksaan menyeluruh dapat membantu menemukan penyebab sebenarnya.
Membuat Data Pembanding
Pengguna dapat membuat catatan sederhana mengenai kondisi sistem.
Data yang dicatat dapat berupa waktu, kondisi langit, daya panel, lama kerja pompa, dan debit air.
Setelah beberapa minggu, data tersebut dapat menunjukkan pola yang lebih jelas.
Misalnya, pengguna dapat mengetahui bahwa debit sering turun ketika awan tebal muncul pada waktu tertentu.
Contoh Perhitungan Sederhana
Sebagai contoh ilustrasi, sebuah panel menghasilkan daya tertentu saat kondisi cahaya baik.
Ketika awan tebal datang, daya yang tersedia turun dari kondisi sebelumnya.
Jika sebelumnya daya cukup jauh di atas kebutuhan pompa, pompa mungkin masih dapat bekerja setelah penurunan tersebut.
Sebaliknya, jika daya awal sudah mendekati kebutuhan pompa, penurunan yang sama dapat membuat pompa bekerja lebih lambat atau berhenti.
Contoh tersebut menunjukkan bahwa dampak awan tidak hanya bergantung pada persentase penurunan daya.
Cadangan daya yang dimiliki sistem juga sangat penting.
Jangan Menentukan Batas Berdasarkan Tampilan Langit Saja
Langit yang terlihat sangat gelap belum tentu memberikan hasil yang sama pada setiap panel.
Sebaliknya, awan yang terlihat tipis juga dapat menyebabkan perubahan daya pada kondisi tertentu.
Karena itu, tampilan langit sebaiknya hanya menjadi informasi awal.
Data pengukuran panel dan kinerja pompa tetap menjadi dasar yang lebih baik untuk mengevaluasi sistem.
Kesimpulan
Awan tebal dapat mengurangi cahaya yang diterima panel dan menyebabkan daya listrik yang dihasilkan ikut turun.
Namun, tidak ada persentase penurunan daya yang dapat digunakan sebagai patokan untuk semua instalasi. Ketebalan awan, waktu, posisi matahari, bayangan, kondisi panel, dan karakteristik sistem dapat menghasilkan nilai yang berbeda.
Untuk mengetahui dampaknya secara nyata, pengguna sebaiknya mencatat daya panel pada kondisi yang berbeda. Hasil tersebut kemudian dapat dibandingkan dengan kebutuhan dan debit pompa.
Jika daya sering tidak mencukupi, beberapa pilihan dapat dilakukan. Pengguna dapat mengatur jadwal pompa, memanfaatkan tangki air, menjaga panel, mengevaluasi kapasitas panel, atau menyiapkan sumber energi cadangan.
Dengan memahami kondisi tersebut, pompa tenaga surya saat hujan dapat dikelola berdasarkan data nyata, bukan hanya perkiraan dari tampilan awan.
Adh -y

Sebagai perusahaan yang mendukung penghematan energi, maka Kami menawarkan solusi kepada anda yang memiliki tagihan listrik sampai jutaan rupiah terkait penggunaan pembangkit listrik tenaga surya. Ada banyak Paket PLTS untuk Rumah yang dapat anda pilih sesuai dengan kebutuhan.
MORE ABOUT US