Tipe lahan pertanian menentukan pola kebutuhan air dan strategi irigasi yang harus diterapkan. Sawah tadah hujan sangat bergantung pada ketersediaan air hujan atau penyedotan air tanah/sungai terdekat saat musim kemarau. Di sisi lain, sawah irigasi teknis memiliki saluran air teratur tetapi sering kali menghadapi masalah pasokan air yang tidak merata di bagian hilir atau saat debit air bendungan menurun.

Untuk menjaga kepastian indeks pertanaman (IP) agar petani bisa panen 2 hingga 3 kali dalam setahun, instalasi PATS (Pompa Air Tenaga Surya) menjadi solusi modern yang sangat diandalkan. Namun, apakah biaya instalasi pompa air tenaga surya untuk sawah tadah hujan sama dengan sawah irigasi? Mari simak perbandingannya.

Perbedaan Karakteristik Kebutuhan Air Sawah

Sebelum menghitung biaya pemasangan pompa, penting untuk memahami perbedaan teknis di antara kedua jenis sawah ini:

  1. Sawah Tadah Hujan:

    • Sumber Air: Sumur bor dalam (deep well), embung, atau sungai permukaan.

    • Kebutuhan Sistem: Membutuhkan daya dorong (head) lebih tinggi dan kapasitas watt panel surya yang lebih besar karena air harus diangkat dari kedalaman tanah.

  2. Sawah Irigasi Teknis:

    • Sumber Air: Saluran irigasi sekunder/tersier atau saluran pembuangan air.

    • Kebutuhan Sistem: Membutuhkan pompa tipe surface dengan debit air besar (high-flow) namun dengan daya dorong (head) rendah hingga sedang.

Perbandingan Rincian Biaya Pemasangan Pompa Air Tenaga Surya

Total biaya instalasi panel surya dan unit pompa air bervariasi sesuai spesifikasi medan lahan:

1. Sawah Tadah Hujan (Spesifikasi Deep Well / High Head)

  • Spesifikasi: Pompa Submersible 2 HP – 3 HP + Solar Panel 2.000 Wp – 3.000 Wp.

  • Kebutuhan Komponen: Pengeboran sumur bor dalam, kabel submersible panjang, dan struktur mounting diperkuat.

  • Estimasi Biaya Total: Rp28.000.000 – Rp55.000.000

Baca Juga :  Strategi UMKM Bertahan Di Tengah Fluktuasi Kurs Rupiah

2. Sawah Irigasi Teknis (Spesifikasi Surface / High Flow)

  • Spesifikasi: Pompa Surface Centrifugal 1,5 HP – 2 HP + Solar Panel 1.200 Wp – 2.000 Wp.

  • Kebutuhan Komponen: Pipa isap/dorong diameter lebar, foot valve, dan pelindung pompa permukaan.

  • Estimasi Biaya Total: Rp20.000.000 – Rp38.000.000

Mana yang Memberikan Pengembalian Modal (ROI) Lebih Cepat?

Meskipun biaya pemasangan pompa pada sawah tadah hujan lebih tinggi di awal, tingkat pengembalian modal (Return on Investment) justru sering kali terasa lebih cepat bagi petani sawah tadah hujan:

  1. Sawah Tadah Hujan: Tanpa PATS, lahan sering kali menganggur saat musim kemarau. Dengan PATS, petani bisa menambah frekuensi panen dari 1 kali menjadi 2–3 kali setahun, sehingga meningkatkan pendapatan secara drastis.

  2. Sawah Irigasi: Membantu mengamankan pasokan air saat musim kering ketika jatah air irigasi gilir-giring tidak mencukupi, sehingga mencegah risiko gagal panen (fuso).

Kesimpulan

Mengetahui perbandingan biaya instalasi panel surya dan unit pompa sangat membantu petani serta kelompok tani (poktan) dalam menentukan anggaran yang tepat. Melalui instalasi PATS, baik sawah tadah hujan maupun sawah irigasi dapat terjamin pasokan airnya sepanjang tahun tanpa terbeban biaya BBM genset yang mahal.

Ingin mendapatkan estimasi kalkulasi biaya instalasi pompa air tenaga surya yang paling sesuai dengan jenis sawah Anda? Konsultasikan kebutuhan irigasi lahan Anda bersama tim profesional SuryaQua sekarang juga!

Sebagai perusahaan yang mendukung penghematan energi, maka Kami menawarkan solusi kepada anda yang memiliki tagihan listrik sampai jutaan rupiah terkait penggunaan pembangkit listrik tenaga surya. Ada banyak Paket PLTS untuk Rumah yang dapat anda pilih sesuai dengan kebutuhan.

MORE ABOUT US