Contoh BEP Pompa Diesel ke Tenaga Surya
Mengganti pompa diesel dengan pompa tenaga surya perlu dilakukan dengan perhitungan yang tepat. Salah satu cara yang dapat digunakan adalah menghitung Break Even Point atau BEP.
BEP menunjukkan waktu yang dibutuhkan sampai hasil hemat dari sistem baru dapat menutup biaya awal. Dalam penggunaan pompa air, perhitungan ini dilakukan dengan membandingkan biaya pompa diesel dan pompa tenaga surya.
Salah satu biaya yang perlu diperhatikan adalah harga BBM. Ketika biaya BBM cukup besar, penghematan dari penggunaan energi surya dapat menjadi lebih tinggi.
Namun, perhitungan BEP tidak hanya melihat biaya BBM. Biaya perawatan, lama pemakaian, jumlah air yang dibutuhkan, dan harga sistem baru juga perlu dihitung.
Dengan begitu, hasil perhitungan dapat memberi gambaran yang lebih jelas sebelum pengguna melakukan pergantian pompa.
Mengenal Konsep Break Even Point
Break Even Point adalah titik ketika jumlah uang yang dihemat sudah sama dengan biaya awal sebuah investasi.
Pada peralihan pompa diesel ke tenaga surya, BEP membantu pengguna mengetahui berapa lama investasi dapat kembali melalui penghematan biaya.
Sebagai contoh, pompa diesel membutuhkan BBM setiap kali digunakan. Setelah memakai pompa tenaga surya, kebutuhan BBM untuk kegiatan utama dapat berkurang. Bahkan, pada sistem tertentu, pompa dapat bekerja tanpa BBM.
Selisih biaya tersebut menjadi dasar untuk menghitung BEP.
Rumus sederhananya adalah:
BEP = Biaya Investasi Awal ÷ Penghematan Bersih per Periode
Jika hasilnya 24 bulan, berarti biaya awal diperkirakan kembali dalam waktu sekitar dua tahun.
Akan tetapi, angka tersebut bukan hasil yang pasti. Setiap lokasi memiliki kebutuhan dan biaya yang berbeda. Oleh karena itu, data pemakaian yang nyata sebaiknya digunakan dalam perhitungan.
Cara Menghitung Titik Impas
Langkah pertama adalah mencari tahu biaya pompa diesel yang digunakan saat ini. Data yang perlu dicatat antara lain pemakaian BBM, lama pompa bekerja, jumlah hari pemakaian, dan biaya perawatan.
Misalnya, sebuah pompa diesel memakai 2 liter BBM setiap jam. Pompa tersebut bekerja selama 5 jam sehari dan digunakan selama 20 hari dalam satu bulan.
Dengan demikian, kebutuhan BBM per bulan adalah:
2 liter × 5 jam × 20 hari = 200 liter per bulan.
Selanjutnya, gunakan harga BBM sebagai dasar hitung. Sebagai contoh, jika harga BBM adalah Rp15.000 per liter, biaya BBM menjadi:
200 liter × Rp15.000 = Rp3.000.000 per bulan.
Jadi, biaya BBM selama satu tahun adalah:
Rp3.000.000 × 12 = Rp36.000.000 per tahun.
Selain BBM, biaya perawatan juga perlu dimasukkan. Misalnya, biaya perawatan pompa diesel mencapai Rp4.000.000 per tahun.
Maka, total biaya tahunan menjadi:
Rp36.000.000 + Rp4.000.000 = Rp40.000.000 per tahun.
Berikutnya, hitung biaya sistem tenaga surya. Sebagai contoh, anggap biaya awal sistem yang sesuai adalah Rp75.000.000.
Sistem tersebut juga tetap perlu dirawat. Misalnya, biaya perawatan diperkirakan Rp2.000.000 per tahun.
Dengan begitu, penghematan bersih dalam contoh ini adalah:
Rp40.000.000 − Rp2.000.000 = Rp38.000.000 per tahun.
Kemudian, BEP dapat dihitung dengan rumus:
Rp75.000.000 ÷ Rp38.000.000 = sekitar 1,97 tahun.
Hasil tersebut setara dengan sekitar 24 bulan. Artinya, berdasarkan contoh ini, biaya awal sistem tenaga surya dapat kembali dalam waktu kurang lebih dua tahun.
Perlu ditegaskan bahwa angka di atas hanya contoh. Harga BBM, harga pompa, biaya pemasangan, biaya perawatan, dan pola pemakaian dapat berbeda pada setiap proyek.
Kondisi Pompa Diesel Sebelum Beralih
Sebelum menghitung BEP, periksa dulu kondisi pompa diesel yang sedang digunakan.
Catat berapa banyak BBM yang dipakai setiap hari. Selain itu, tulis juga berapa jam pompa bekerja dan berapa hari pompa digunakan dalam satu bulan.
Data tersebut akan membantu menghasilkan hitungan yang lebih dekat dengan kondisi sebenarnya.
Jika pencatatan dilakukan selama beberapa bulan, hasilnya akan lebih mudah dibandingkan dengan perkiraan satu kali pemakaian.
Menghitung Konsumsi BBM
Konsumsi BBM dapat dihitung dengan rumus sederhana.
Konsumsi BBM = Pemakaian per Jam × Lama Pemakaian × Jumlah Hari
Sebagai contoh, pompa yang memakai 2 liter per jam dan bekerja selama 5 jam akan membutuhkan 10 liter BBM dalam satu hari.
Selanjutnya, jika pompa digunakan selama 20 hari, kebutuhan BBM menjadi 200 liter per bulan.
Dari angka tersebut, biaya BBM dapat dihitung dengan mengalikan jumlah liter dengan harga BBM.
Cara ini membuat pengguna lebih mudah melihat hubungan antara lama pemakaian pompa dan biaya yang harus dikeluarkan.
Menghitung Biaya BBM Bulanan
Setelah jumlah BBM diketahui, hitung biaya yang harus dikeluarkan setiap bulan.
Dalam contoh sebelumnya, kebutuhan mencapai 200 liter. Dengan harga BBM Rp15.000 per liter, biaya yang dibutuhkan adalah Rp3.000.000 per bulan.
Namun, harga BBM dapat berubah. Karena itu, perhitungan sebaiknya tidak hanya menggunakan satu harga.
Sebagai contoh, pengguna dapat membuat hitungan dengan harga BBM Rp13.000, Rp15.000, dan Rp17.000 per liter.
Dengan cara tersebut, pengguna dapat melihat perubahan biaya ketika harga BBM naik atau turun.
Pada saat harga BBM naik, biaya pompa diesel ikut meningkat. Akibatnya, selisih biaya dengan sistem tenaga surya juga dapat menjadi lebih besar.
Menghitung Biaya Perawatan
Biaya perawatan juga berpengaruh terhadap BEP.
Pompa diesel memiliki mesin dan beberapa bagian yang perlu diperiksa. Perawatan dapat mencakup penggantian oli, pemeriksaan mesin, dan perbaikan bagian yang rusak.
Di sisi lain, pompa tenaga surya juga tetap membutuhkan perawatan. Panel, kabel, pompa, kontroler, dan bagian pendukung harus diperiksa secara berkala.
Karena itu, jangan menganggap biaya perawatan sistem tenaga surya selalu nol.
Dengan memasukkan biaya tersebut, hasil BEP akan menjadi lebih masuk akal dan lebih mudah digunakan untuk mengambil keputusan.
Menentukan Biaya Investasi Pompa Tenaga Surya
Biaya awal pompa tenaga surya tidak hanya berasal dari harga pompa.
Sistem dapat membutuhkan panel surya, kontroler, rangka, kabel, alat pengaman, serta biaya pemasangan. Jumlahnya bergantung pada kebutuhan di lokasi.
Selain itu, kondisi sumber air juga perlu diperiksa. Kedalaman air, jarak penyaluran, tinggi dorong, dan jumlah air yang dibutuhkan akan memengaruhi ukuran sistem.
Jadi, angka Rp75.000.000 pada contoh sebelumnya bukan harga tetap untuk semua proyek.
Sebaiknya, biaya investasi dihitung setelah kebutuhan pompa dan sistem diketahui dengan jelas.
Menghitung Penghematan Bulanan
Setelah biaya pompa lama dan sistem baru diketahui, bandingkan biaya keduanya.
Dalam contoh sebelumnya, biaya pompa diesel mencapai Rp40.000.000 per tahun. Sementara itu, biaya perawatan sistem tenaga surya diperkirakan Rp2.000.000 per tahun.
Selisihnya adalah Rp38.000.000 per tahun.
Jika dibagi 12 bulan, penghematan bersihnya sekitar Rp3.166.667 per bulan.
Angka inilah yang dapat digunakan untuk menghitung waktu BEP.
Semakin besar penghematan setiap bulan, semakin cepat biaya awal dapat kembali.
Menghitung BEP
Setelah semua data tersedia, gunakan rumus BEP.
BEP = Investasi Awal ÷ Penghematan Bersih
Dengan biaya awal Rp75.000.000 dan penghematan sekitar Rp3.166.667 per bulan, hasilnya berada di sekitar 24 bulan.
Artinya, berdasarkan contoh tersebut, biaya awal diperkirakan kembali setelah dua tahun.
Setelah melewati titik itu, penghematan berikutnya dapat menjadi manfaat tambahan selama sistem tetap bekerja dengan baik.
Namun, hasil tersebut tetap bergantung pada kondisi penggunaan yang sebenarnya.
Dampak Perubahan Harga BBM
Harga BBM dapat mengubah hasil perhitungan BEP.
Jika harga BBM naik, biaya pompa diesel juga meningkat selama jumlah pemakaian tetap. Akibatnya, penghematan setelah beralih ke tenaga surya dapat menjadi lebih besar.
Sebaliknya, ketika harga BBM lebih rendah, penghematan dari pengurangan BBM dapat menjadi lebih kecil.
Oleh sebab itu, buat beberapa pilihan harga sebelum mengambil keputusan. Cara ini membantu pengguna melihat kemungkinan BEP dalam kondisi yang berbeda.
Jika Pompa Digunakan Lebih Lama
Lama pemakaian sangat berpengaruh terhadap biaya pompa diesel.
Pompa yang bekerja 8 jam sehari tentu memakai lebih banyak BBM daripada pompa yang hanya bekerja 5 jam.
Karena itu, penggunaan yang lebih lama dapat meningkatkan biaya bulanan.
Pada kondisi seperti ini, penghematan setelah mengurangi pemakaian BBM juga dapat menjadi lebih besar.
Jadi, catatan lama pemakaian menjadi bagian penting dalam hitungan BEP.
Jika Pompa Digunakan Lebih Jarang
Sebaliknya, pompa yang jarang digunakan akan memiliki biaya BBM yang lebih rendah.
Misalnya, pompa hanya bekerja beberapa hari dalam satu bulan. Jumlah BBM yang dipakai tentu lebih sedikit dibandingkan pompa yang bekerja hampir setiap hari.
Akibatnya, penghematan setelah beralih ke sistem tenaga surya juga dapat lebih kecil.
Dalam kondisi tersebut, waktu BEP bisa menjadi lebih lama.
Karena itu, pengguna perlu melihat pola pemakaian sebelum menentukan apakah investasi baru sesuai.
Memasukkan Biaya Perawatan Sistem Surya
Sistem tenaga surya tetap perlu diperiksa agar dapat bekerja dengan baik.
Panel harus dijaga agar tidak tertutup kotoran secara berlebihan. Kabel dan sambungan juga perlu diperiksa secara berkala.
Selain itu, pompa dan kontroler perlu dipastikan bekerja sesuai kebutuhan.
Biaya pemeriksaan dan perawatan tersebut sebaiknya dimasukkan ke dalam hitungan BEP.
Dengan begitu, perbandingan antara pompa diesel dan tenaga surya menjadi lebih adil.
Membandingkan Beberapa Skenario
Perhitungan BEP akan lebih berguna jika dibuat dalam beberapa skenario.
Pertama, gunakan harga BBM saat ini. Kemudian, buat skenario ketika harga BBM naik. Setelah itu, buat pula skenario dengan lama pemakaian pompa yang berbeda.
Hasil tersebut dapat dibandingkan untuk melihat kemungkinan waktu BEP.
Sebagai contoh, pemakaian 5 jam sehari akan menghasilkan hitungan berbeda dari pemakaian 8 jam sehari.
Dengan beberapa skenario, pengguna dapat melihat pilihan yang lebih sesuai dengan kondisi lapangan.
Memastikan Kapasitas Sistem Sesuai
Sebelum berfokus pada BEP, pastikan sistem tenaga surya dapat memenuhi kebutuhan air.
Pompa harus memiliki kapasitas yang sesuai. Selain itu, tinggi dorong dan jarak penyaluran juga perlu diperhitungkan.
Jika kapasitas terlalu kecil, kebutuhan air mungkin tidak terpenuhi. Sebaliknya, sistem yang terlalu besar dapat membuat biaya awal menjadi lebih tinggi.
Karena itu, ukuran sistem harus ditentukan berdasarkan kebutuhan nyata.
BEP Bukan Satu-satunya Pertimbangan
BEP memang penting, tetapi angka tersebut bukan satu-satunya dasar keputusan.
Kondisi sumber air, kebutuhan debit, lama pemakaian, ketersediaan sinar matahari, dan tempat pemasangan juga perlu diperhatikan.
Selain itu, kebutuhan air pada waktu tertentu harus masuk dalam rencana. Jika pompa perlu bekerja ketika sinar matahari tidak cukup, penampungan air atau sistem cadangan mungkin diperlukan.
Pompa tenaga surya juga tidak otomatis menjadi pengganti langsung untuk semua pompa diesel. Kesesuaian kapasitas dan cara kerja harus diperiksa lebih dahulu.
Dengan pertimbangan tersebut, pengguna dapat menilai manfaat investasi secara lebih lengkap.
Kesimpulan
Contoh perhitungan BEP pompa diesel ke tenaga surya membantu pengguna melihat kapan biaya awal dapat kembali.
Dalam contoh ini, pompa diesel memakai 200 liter BBM setiap bulan. Dengan harga BBM Rp15.000 per liter, biaya BBM mencapai Rp3.000.000 per bulan atau Rp36.000.000 per tahun.
Setelah biaya perawatan dimasukkan, total biaya pompa diesel menjadi Rp40.000.000 per tahun. Sementara itu, sistem tenaga surya dengan biaya awal Rp75.000.000 memiliki biaya perawatan sekitar Rp2.000.000 per tahun dalam contoh.
Hasilnya menunjukkan penghematan sekitar Rp38.000.000 per tahun. Dengan demikian, BEP berada di sekitar 24 bulan.
Namun, angka tersebut hanya contoh untuk menjelaskan cara hitung. Kondisi setiap lokasi tentu berbeda.
Karena itu, gunakan data pemakaian yang sebenarnya sebelum membuat keputusan. Perhatikan juga harga BBM, biaya perawatan, kapasitas pompa, kebutuhan air, biaya pemasangan, dan kondisi sumber energi.
Dengan perhitungan yang tepat, pengguna dapat melihat hubungan antara harga BBM, biaya operasional, dan waktu balik modal dengan lebih jelas.
Adh -y

Sebagai perusahaan yang mendukung penghematan energi, maka Kami menawarkan solusi kepada anda yang memiliki tagihan listrik sampai jutaan rupiah terkait penggunaan pembangkit listrik tenaga surya. Ada banyak Paket PLTS untuk Rumah yang dapat anda pilih sesuai dengan kebutuhan.
MORE ABOUT US