
Memahami skema alur kelistrikan dan perpipaan merupakan fondasi utama sebelum melakukan instalasi sistem pengairan bertenaga surya. Rangkaian pipa yang terpasang secara presisi mencegah timbulnya kebocoran udara, sementara skema kabel yang teratur menjamin keamanan controller dari risiko korsleting maupun lonjakan tegangan.
Pada sistem pompa surface, posisi unit yang berada di atas tanah kering di tepi embung, sungai, atau kolam penampungan mempermudah proses perakitan. Namun, seluruh komponen harus dihubungkan mengikuti standar teknis agar aliran air mengalir melimpah.
Berikut adalah panduan skema rangkaian kabel dan perpipaan pada surface pump tenaga surya yang aman dan efisien.
1. Skema Alur Perpipaan (Plumbing System Scheme)
Sistem perpipaan pada pompa kebun bertipe surface terbagi menjadi dua bagian utama:
A. Jalur Pipa Isap (Suction Line)
-
Pipa Isap: Menggunakan pipa tebal anti-kempot. Sambungkan dari dasar embung ke bagian inlet (mulut isap) pompa surface.
-
Foot Valve & Strainer: Dipasang di ujung bawah pipa yang terendam air embung untuk menahan air pancingan (priming) dan menyaring kotoran.
-
Pelampung: Mengikat foot valve agar melayang di tengah kedalaman air dan tidak menyedot lumpur dasar embung.
B. Jalur Pipa Distribusi (Discharge Line)
-
Outlet Pompa: Menyambungkan lubang keluaran pompa irigasi menuju lahan atau tangki penampungan.
-
Check Valve & Filter: Memasang check valve penahan aliran balik serta disc filter untuk menyaring partikel halus sebelum masuk ke jaringan sprinkler atau drip.
2. Skema Rangkaian Kabel dan Kelistrikan (Electrical Wiring Scheme)
Rangkaian kelistrikan menghubungkan energi dari panel surya menuju Solar Pump Controller hingga ke motor surface pump:
-
Panel Surya ke Disconnect Switch (DC MCB):
-
Modul panel surya dihubungkan secara seri/paralel menggunakan kabel khusus PV (double insulated) dan konektor MC4 waterproof.
-
Kabel positif ($+$) dan negatif ($-$) dipasang masuk ke dalam sakelar pengaman DC MCB dan DC Surge Arrester.
-
-
DC MCB ke Solar Pump Controller:
-
Kabel dari output MCB dimasukkan ke terminal POWER INPUT (DC+, DC-) pada controller MPPT.
-
-
Controller ke Motor Surface Pump:
-
Terminal output U, V, W dari controller dihubungkan ke terminal motor listrik pompa surface.
-
-
Jalur Sensor Otomatis:
-
Sensor level air embung (Well Sensor) dan sensor tangki (Tank Sensor) dihubungkan ke terminal sinyal kontrol pada controller untuk mengaktifkan proteksi dry-running dan auto-stop.
-
3. Sistem Pembumian dan Proteksi Petir (Grounding)
Untuk mengamankan komponen elektronik di area perkebunan terbuka, sambungkan rangka aluminium panel surya dan box controller ke tiang pembumian (grounding rod) yang ditancapkan ke dalam tanah.
Kesimpulan
Menerapkan skema rangkaian kabel dan pipa yang benar adalah syarat mutlak agar pompa surface tenaga surya beroperasi secara efisien, aman, dan bebas gangguan teknis. Dengan panduan terstruktur dan komponen berkualitas dari Suryaqua, instalasi pengairan perkebunan Anda dipastikan rapi dan tahan lama.
Rekomendasi Ahli Suryaqua: “Ingin proses instalasi pengairan kebun Anda berjalan tanpa kendala? Dapatkan paket surface pump tenaga surya dari Suryaqua yang telah dilengkapi skema diagram instalasi kabel & pipa yang jelas serta pendampingan teknis langsung dari ahli kami!”

Sebagai perusahaan yang mendukung penghematan energi, maka Kami menawarkan solusi kepada anda yang memiliki tagihan listrik sampai jutaan rupiah terkait penggunaan pembangkit listrik tenaga surya. Ada banyak Paket PLTS untuk Rumah yang dapat anda pilih sesuai dengan kebutuhan.
MORE ABOUT US