
Embung dan kolam penampungan air terbuka merupakan sumber irigasi vital bagi sektor perkebunan. Namun, memilih jenis pompa pengangkut air dari embung sering kali membingungkan para pengelola lahan. Banyak yang bimbang antara memilih pompa celup (submersible pump) atau pompa surface bertipe permukaan tanah.
Meskipun pompa celup memiliki keunggulan untuk pengambilan air sumur dalam (deep well), penggunaan surface pump yang dipadukan dengan tenaga surya terbukti jauh lebih unggul dan efisien saat diaplikasikan pada sumber air permukaan seperti embung.
Lantas, apa saja keunggulan pompa kebun bertipe surface ini dibanding pompa celup untuk penampungan embung perkebunan? Simak ulasan mendalamnya berikut ini.
1. Kemudahan Akses Pemasangan dan Pemeliharaan (Maintenance)
Perbedaan mendasar antara kedua tipe pompa ini terletak pada posisi peletakannya:
-
Pompa Celup (Submersible): Seluruh badan pompa terendam di dalam air embung. Jika terjadi penyumbatan atau kerusakan mekanis, petugas harus masuk ke dalam air atau menarik seluruh unit dari dasar embung, yang memakan waktu dan tenaga.
-
Pompa Surface: Unit surface pump diletakkan di atas tanah yang kering di bibir embung. Proses pemeriksaan, pembersihan filter, serta perawatan berkala dapat dilakukan dengan sangat mudah tanpa mengganggu struktur air.
2. Ketahanan terhadap Endapan Lumpur dan Sampah Organik
Air embung perkebunan umumnya mengandung lumpur, dedaunan gugur, dan ganggang di dasar penampungan.
-
Risiko Pompa Celup: Berada di dasar air membuat pasir dan endapan lumpur rawan tersedot langsung ke dalam impeler pompa celup, yang memicu keausan cepat dan kerusakan motor.
-
Keunggulan Surface Pump: Pipa isap (suction pipe) pada pompa surface dapat dilengkapi dengan foot valve dan pelampung. Pipa dapat diatur agar mengapung tepat di lapisan air bersih bagian tengah, sehingga terhindar dari endapan lumpur dasar embung.
3. Kombinasi Efisiensi Daya Surya dan Debit Air Tinggi
Memompa air dari embung terbuka membutuhkan daya dorong vertikal (head) yang relatif rendah dibanding menyedot air dari sumur dalam berkedalaman puluhan meter.
Dengan daya listrik watt yang sama dari panel surya, pompa irigasi bertipe surface mampu menghasilkan volume debit air ($m^3/\text{jam}$) yang jauh lebih besar. Hal ini memungkinkan pendistribusian air ke area perkebunan berlangsung lebih cepat dan efisien selama jam pencahayaan efektif matahari.
4. Keamanan Unit dan Perlindungan Korosi
Pompa celup yang terendam air embung dalam jangka panjang sangat rentan terhadap korosi akibat kadar keasaman air kebun (seperti air gambut). Selain itu, kebocoran seal pada pompa celup berisiko menyebabkan korsleting listrik di dalam air.
Sistem pompa surface tenaga surya dari Suryaqua beroperasi di luar genangan air. Komponen elektronik controller MPPT dan kelistrikan terpasang rapi di dalam panel pelindung, menjamin keamanan operasional serta usia pakai alat yang jauh lebih panjang.
Kesimpulan
Untuk kebutuhan pengairan dari embung atau kolam penampungan perkebunan, penggunaan pompa surface tenaga surya menawarkan kemudahan perawatan, ketahanan terhadap lumpur, serta efisiensi debit air yang jauh lebih unggul dibanding pompa celup.
Rekomendasi Ahli Suryaqua:
“Menggunakan pompa celup di embung terbuka berisiko tinggi tersumbat lumpur. Beralihlah ke surface pump tenaga surya Suryaqua yang dipasang di atas tanah untuk proses perawatan yang lebih praktis dan aliran air irigasi yang lebih melimpah!”

Sebagai perusahaan yang mendukung penghematan energi, maka Kami menawarkan solusi kepada anda yang memiliki tagihan listrik sampai jutaan rupiah terkait penggunaan pembangkit listrik tenaga surya. Ada banyak Paket PLTS untuk Rumah yang dapat anda pilih sesuai dengan kebutuhan.
MORE ABOUT US