Memilih Pompa Tenaga Surya LORENTZ Berdasarkan Kedalaman

Memilih pompa tenaga surya untuk lahan pertanian tanpa PLN harus memperhitungkan kedalaman sumber air. Sumur dangkal dan sumur dalam membutuhkan karakteristik pompa berbeda. Selain kedalaman, petani perlu memperhitungkan ketinggian titik distribusi dan kehilangan tekanan pada pipa.

LORENTZ menyediakan berbagai sistem dengan kemampuan pemompaan yang berbeda. Karena itu, pemilihan sebaiknya didasarkan pada kondisi lapangan, bukan hanya luas lahan atau daya panel. Beberapa konfigurasi LORENTZ bahkan digunakan pada aplikasi dengan TDH puluhan hingga lebih dari 100 meter.

Kenali Total Dynamic Head

Jangan Hanya Mengukur Kedalaman Sumur

Kedalaman sumur bukan satu-satunya faktor. TDH juga memperhitungkan elevasi titik keluaran dan kerugian akibat perpipaan.

Contohnya, pompa mungkin harus mengangkat air dari sumur sedalam 30 meter kemudian mengalirkannya menuju tangki yang berada lebih tinggi. Kondisi tersebut membuat kebutuhan head aktual lebih besar daripada kedalaman sumur saja.

Perhatikan Diameter Pipa

Pipa yang terlalu kecil dapat meningkatkan kehilangan tekanan. Akibatnya, pompa harus bekerja lebih keras untuk menghasilkan aliran yang diinginkan.

Pemilihan diameter pipa yang sesuai membantu sistem bekerja lebih efisien. Perencanaan pompa dan perpipaan sebaiknya dilakukan sebagai satu kesatuan.

Sesuaikan Jenis Pompa

Untuk sumber air bawah tanah, pompa submersible dapat menjadi pilihan. Untuk sumber air terbuka, pompa surface dapat dipertimbangkan. LORENTZ menyediakan sistem pompa submersible maupun surface untuk aplikasi pemompaan tenaga surya.

Hitung Kebutuhan Energi

Semakin besar head dan debit yang dibutuhkan, semakin besar energi yang diperlukan. Kapasitas panel surya harus mengikuti kebutuhan tersebut.

FAO menjelaskan bahwa kapasitas sistem PV perlu ditentukan berdasarkan kebutuhan daya pompa dan tingkat radiasi matahari rata-rata di lokasi pemasangan.

Baca Juga :  Inovasi Energi Surya untuk Pertanian Masa Kini

Pertimbangkan Sensor

Sistem modern dapat menggunakan sensor untuk memantau kondisi air. LORENTZ PS2 memiliki sejumlah input sensor yang dapat digunakan untuk pemantauan tekanan, level air, dan parameter lainnya. Sensor dapat membantu mencegah pompa bekerja ketika kondisi sumber air tidak sesuai.

FAQ

Apakah pompa untuk sumur dalam membutuhkan panel lebih besar?

Belum tentu hanya karena sumurnya dalam. Kebutuhan panel dipengaruhi kombinasi head, debit, efisiensi sistem, dan kondisi matahari.

Apakah TDH penting untuk pemilihan pompa?

Sangat penting. TDH membantu menentukan kemampuan pompa yang diperlukan untuk menghasilkan debit sesuai target.

Kesimpulan

Memilih pompa tenaga surya berdasarkan kedalaman harus memperhitungkan TDH secara keseluruhan. Kedalaman sumur, elevasi, pipa, debit, dan energi matahari harus dihitung bersama agar sistem LORENTZ bekerja sesuai kebutuhan pertanian tanpa PLN.

Baca Juga: https://suryaqua.com/2026/08/08/memilih-pompa-tenaga-surya-lorentz-untuk-sumur/

Ssv-y

Sebagai perusahaan yang mendukung penghematan energi, maka Kami menawarkan solusi kepada anda yang memiliki tagihan listrik sampai jutaan rupiah terkait penggunaan pembangkit listrik tenaga surya. Ada banyak Paket PLTS untuk Rumah yang dapat anda pilih sesuai dengan kebutuhan.

MORE ABOUT US