Memilih Pompa Tenaga Surya LORENTZ Berdasarkan Kedalaman Sumber Air

Memilih pompa tenaga surya untuk lahan gandum tanpa akses PLN perlu mempertimbangkan kedalaman sumber air. Semakin jauh air harus diangkat dari sumber menuju lahan, semakin besar kebutuhan head sistem. Karena itu, kedalaman sumur tidak boleh menjadi satu-satunya acuan. Petani juga perlu menghitung debit, elevasi, kehilangan tekanan, dan kebutuhan air tanaman.

LORENTZ menyediakan sistem solar pumping untuk aplikasi pertanian dan irigasi di lokasi yang tidak memiliki infrastruktur listrik. Sistem PS2 tersedia dalam rentang daya 100 W hingga 4 kW dan memiliki pilihan pompa submersible maupun surface.

Mengukur Kedalaman Sumur

Bedakan Kedalaman dan Head

Kedalaman sumur menunjukkan posisi sumber air, sedangkan head merupakan kebutuhan energi untuk mengangkat dan mengalirkan air melalui sistem.

Jika muka air berada jauh di bawah permukaan tanah, pompa harus mampu mengangkat air dengan tekanan yang sesuai. Namun, total kebutuhan sistem juga dipengaruhi oleh perbedaan elevasi antara sumber dan titik distribusi.

Perhatikan Perubahan Muka Air

Muka air sumur dapat berubah antara musim hujan dan kemarau. Pengukuran sebaiknya tidak hanya dilakukan sekali. Gunakan kondisi muka air terendah yang realistis sebagai salah satu pertimbangan desain agar sistem tetap mampu memenuhi kebutuhan ketika kondisi sumber air berubah.

Hitung Total Dynamic Head

Total Dynamic Head atau TDH merupakan parameter penting dalam memilih pompa. TDH mencakup static head dan berbagai kehilangan tekanan selama air bergerak melalui pipa.

Faktor yang Mempengaruhi TDH

Beberapa faktor yang perlu diperhitungkan meliputi:

  • Kedalaman sumber air.
  • Perbedaan elevasi lahan.
  • Panjang pipa.
  • Diameter pipa.
  • Filter dan valve.
  • Sambungan pipa.
  • Tekanan yang dibutuhkan sistem irigasi.
Baca Juga :  Keunggulan Pompa Submersible Tenaga Surya untuk Sistem Air Bersih Berkapasitas Besar

Pompa yang memiliki kapasitas debit tinggi belum tentu menghasilkan debit tersebut ketika bekerja pada TDH tertentu. Karena itu, pemilihan harus berdasarkan titik kerja pompa.

Memilih Jenis Pompa

Untuk sumber air yang dalam, pompa submersible dapat menjadi pilihan yang relevan karena unit pompa ditempatkan di dalam sumber air.

LORENTZ memiliki berbagai konfigurasi pompa submersible dan surface yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan aplikasi.

Contoh referensi LORENTZ di Indonesia menunjukkan konfigurasi PS2-600 HR-07 dengan debit 10 m³/hari pada TDH 40 meter menggunakan solar generator 520–780 Wp. Contoh tersebut menunjukkan bahwa kapasitas panel dan pompa harus dikaitkan dengan kondisi debit serta TDH, bukan sekadar luas lahan.

Sesuaikan dengan Lahan Gandum

Hitung Kebutuhan Air

Kebutuhan air gandum harus dihitung berdasarkan luas lahan, fase pertumbuhan, kondisi tanah, curah hujan, dan metode irigasi.

Tentukan Waktu Pemompaan

Karena sistem menggunakan energi matahari, waktu pemompaan perlu disesuaikan dengan ketersediaan radiasi matahari. Reservoir dapat digunakan untuk menyimpan air yang dipompa pada siang hari sehingga air tetap tersedia sesuai jadwal irigasi.

Manfaat Teknologi LORENTZ

LORENTZ PS2 menggunakan motor DC brushless dan sensorless ECDRIVE yang dirancang untuk efisiensi tinggi pada berbagai kondisi operasi. Sistem juga memiliki SunSensor untuk membaca radiasi yang tersedia serta input sensor untuk membantu pengendalian sistem. Fitur tersebut dapat membantu sistem beradaptasi terhadap perubahan energi matahari sepanjang hari.

FAQ

Apakah kedalaman sumur menentukan ukuran pompa?

Kedalaman merupakan salah satu faktor utama, tetapi bukan satu-satunya. Debit, TDH, elevasi, pipa, dan kebutuhan irigasi juga harus dihitung.

Apakah pompa submersible cocok untuk sumur dalam?

Pompa submersible dapat digunakan untuk sumber air dalam apabila model dan konfigurasi sistem sesuai dengan kebutuhan head dan debit.

Baca Juga :  Pompa Surya Dukung Ketahanan Pangan Sulawesi Berkelanjutan

Apakah baterai wajib digunakan?

Tidak selalu. Untuk irigasi, reservoir dapat menjadi media penyimpanan air sehingga pompa dapat memanfaatkan energi matahari saat tersedia.

Apakah satu ukuran pompa cocok untuk semua lahan gandum?

Tidak. Setiap lokasi memiliki kedalaman sumber air, TDH, kebutuhan debit, dan kondisi energi matahari yang berbeda.

Kesimpulan

Memilih pompa tenaga surya LORENTZ berdasarkan kedalaman sumber air harus dilakukan dengan menghitung TDH secara menyeluruh. Kedalaman sumur, elevasi, pipa, tekanan, debit, kebutuhan air gandum, serta potensi energi surya perlu dianalisis bersama. Dengan perhitungan yang tepat, sistem LORENTZ dapat dirancang untuk mendukung irigasi lahan gandum tanpa akses PLN sekaligus memanfaatkan energi terbarukan secara efisien untuk penggunaan jangka panjang.

Baca Juga: https://suryaqua.com/2026/08/11/memilih-pompa-tenaga-surya-lorentz-untuk-gandum-berkelanjutan/

Ssv-y

Sebagai perusahaan yang mendukung penghematan energi, maka Kami menawarkan solusi kepada anda yang memiliki tagihan listrik sampai jutaan rupiah terkait penggunaan pembangkit listrik tenaga surya. Ada banyak Paket PLTS untuk Rumah yang dapat anda pilih sesuai dengan kebutuhan.

MORE ABOUT US