Perlukah Air Release Valve pada Instalasi Pompa Submersible? Ini Penjelasannya

Udara yang terperangkap di dalam pipa sering kali tidak terlihat, tetapi dampaknya dapat dirasakan melalui aliran air yang tidak stabil, tekanan yang berubah-ubah, hingga suara bising saat pompa beroperasi. Salah satu solusi yang banyak digunakan untuk mengatasi kondisi tersebut adalah pemasangan air release valve.

Komponen ini dirancang untuk membuang udara yang terakumulasi di dalam jaringan perpipaan sehingga aliran air dapat kembali berjalan dengan lancar.

Dari Mana Udara di Dalam Pipa Berasal?

Udara dapat masuk ke sistem melalui berbagai kondisi, misalnya saat proses pengisian awal instalasi, setelah perawatan, atau akibat perubahan tekanan di dalam jaringan.

Apabila tidak dikeluarkan, kantong udara dapat menghambat aliran dan mengurangi efisiensi pompa submersible.

Tanda-Tanda Udara Terjebak di Dalam Sistem

Beberapa gejala yang sering muncul antara lain:

  • Debit air naik turun.
  • Tekanan tidak stabil.
  • Muncul suara gemuruh di dalam pipa.
  • Aliran air tersendat pada titik tertentu.
  • Pompa bekerja lebih lama untuk memenuhi kebutuhan air.

Jika kondisi tersebut terjadi secara berulang, pemeriksaan terhadap keberadaan udara di dalam sistem patut dipertimbangkan.

Posisi Pemasangan yang Tepat

Air release valve umumnya dipasang pada titik tertinggi jaringan perpipaan karena udara secara alami akan berkumpul di area tersebut.

Selain itu, pemasangan harus tetap memperhatikan kemudahan akses agar proses inspeksi maupun pembersihan dapat dilakukan tanpa membongkar instalasi.

Keuntungan Menggunakan Air Release Valve

Selain menjaga kelancaran aliran air, komponen ini juga memberikan beberapa manfaat lain, yaitu:

  • Mengurangi kehilangan tekanan.
  • Membantu menjaga debit tetap stabil.
  • Menekan risiko water hammer.
  • Mengurangi beban kerja pompa.
  • Mendukung efisiensi sistem distribusi.
  • Peran dalam Sistem Pompa
Baca Juga :  Kelebihan Energy Terbarukan untuk Sawah dengan Teknologi Pompa Lorentz

Pada instalasi pompa sumur bor, air release valve membantu menjaga distribusi air tetap konsisten hingga ke area penggunaan.

Pengguna Pompa Lorentz juga dapat memperoleh performa yang lebih stabil karena gangguan akibat udara di dalam pipa dapat diminimalkan.

Untuk aplikasi deep well pump, pelepasan udara secara otomatis membantu menjaga kontinuitas aliran sekaligus meningkatkan kenyamanan operasional.

Kesimpulan

Air release valve bukan selalu menjadi komponen wajib di setiap instalasi, tetapi pada kondisi tertentu keberadaannya dapat memberikan manfaat yang besar. Dengan mengurangi udara yang terjebak di dalam jaringan, sistem pompa submersible mampu bekerja lebih stabil, efisien, dan memiliki performa distribusi air yang lebih baik.

Baca juga: https://suryaqua.com/2026/08/03/cara-mengurangi-kehilangan-tekanan-akibat-sambungan-pipa-pada-pompa-submersible/

mrs-y

Sebagai perusahaan yang mendukung penghematan energi, maka Kami menawarkan solusi kepada anda yang memiliki tagihan listrik sampai jutaan rupiah terkait penggunaan pembangkit listrik tenaga surya. Ada banyak Paket PLTS untuk Rumah yang dapat anda pilih sesuai dengan kebutuhan.

MORE ABOUT US