Spesifikasi teknis pompa air tenaga surya untuk pertanian mencakup enam parameter utama yang harus dipahami petani sebelum membeli: daya panel surya (Watt Peak), kapasitas controller (Watt), debit air (liter/hari), total dynamic head/TDH (meter), kedalaman maksimal pompa (meter), dan efisiensi sistem (%). Memahami spesifikasi ini mencegah kesalahan sizing yang bisa membuat sistem tidak menghasilkan air sesuai kebutuhan.

Parameter Teknis Kunci

1. Daya Panel Surya (Wp — Watt Peak)

Watt Peak adalah daya maksimum yang bisa dihasilkan panel surya dalam kondisi standar (irradiasi 1.000 W/m², suhu 25°C). Untuk pertanian, kebutuhan daya panel ditentukan oleh:

Kedalaman sumur — semakin dalam, semakin besar daya yang dibutuhkan
Debit air harian — semakin banyak air, semakin besar daya
Total Dynamic Head (TDH) — semakin tinggi, semakin besar daya

Rumus perkiraan kasar: Daya Panel (Wp) = (Debit harian ÷ 3.600) × TDH ÷ 0,15

2. Kapasitas Controller (Watt)

Controller harus mampu menangani daya maksimum dari panel surya. Pilih controller dengan kapasitas 20–30% lebih besar dari total daya panel untuk margin keamanan.

Tipe Controller Karakteristik
MPPT (Maximum Power Point Tracking) Efisiensi 95–99%, adaptif terhadap perubahan cahaya, lebih mahal
PWM (Pulse Width Modulation) Efisiensi 70–80%, tidak adaptif, lebih murah

3. Debit Air (Liter per Hari)

Debit adalah volume air yang dihasilkan per hari. Ini adalah parameter paling penting bagi petani.

Skala Pertanian Kebutuhan Air Produk LORENTZ
Kebun sayur 0,5 ha 15.000–25.000 L/hari PS2-100, S1-200
Sawah 1 ha 30.000–50.000 L/hari PS2-400
Kebun 3 ha 60.000–100.000 L/hari PS2-1000
Perkebunan 10 ha 200.000+ L/hari PS2-4000 / PSk

4. Total Dynamic Head — TDH (Meter)

TDH adalah total tekanan yang harus diatasi pompa, dihitung dengan rumus:

Baca Juga :  Irigasi Hemat Energi dengan Pompa Lorentz untuk Pertanian Modern
Komponen Rumus
Static Head Jarak vertikal dari level air terendah ke titik distribusi tertinggi
Friction Loss Gesekan air di pipa — tergantung diameter dan bahan pipa
Pressure Head Tekanan yang dibutuhkan di ujung distribusi (1 bar = 10,2 m)

TDH = Static Head + Friction Loss + Pressure Head

5. Kedalaman Maksimal Pompa (Meter)

Kedalaman di mana pompa masih bisa beroperasi efektif. Pompa submersible LORENTZ bisa mencapai 450 meter — salah satu yang terdalam di industri.

Model Kedalaman Maks
PS2-100 40 m
S1-200 50 m
PS2-400 120 m
PS2-1000 200 m
PS2-4000 450 m

6. Efisiensi Sistem (%)

Efisiensi total sistem = efisiensi panel × efisiensi controller × efisiensi motor × efisiensi pompa.

Komponen Efisiensi Tipikal
Panel Surya 18–22%
Controller MPPT 95–99%
Motor DC Brushless 85–92%
Pompa Helical Rotor 70–80%
Total Sistem 10–16%

Spesifikasi Teknis Produk LORENTZ untuk Pertanian

Spesifikasi PS2-100 S1-200 PS2-400 PS2-1000 PS2-4000
Daya Panel (Wp) 200 200 1.200 3.000 8.000
Controller PS2-100 Mini S1-200 PS2-400 PS2-1000 PS2-4000
Debit @ TDH rendah >26.500 L/hari >27.000 L/hari >40.000 L/hari >80.000 L/hari >300.000 L/hari
Kedalaman Maks 40 m 50 m 120 m 200 m 450 m
Tipe Pompa Helical Rotor Helical Rotor Helical Rotor Helical Rotor Helical Rotor
Motor DC Brushless DC Brushless DC Brushless DC Brushless DC Brushless
Monitoring Basic S-Connect App PumpScanner + Cloud PumpScanner + Cloud LORENTZ Global
Berat (kg) 8 9 25 45 120
Garansi 2 tahun 2 tahun 3 tahun 3 tahun 5 tahun

Cara Membaca Spesifikasi dengan Benar

Jangan Tertipu “Daya Maksimum”

Banyak produk mencantumkan debit maksimum di kondisi ideal — matahari penuh, TDH rendah, air melimpah. Di kondisi nyata lapangan, debit bisa 50–70% dari angka maksimum. Software COMPASS LORENTZ menghitung debit real di lokasi spesifik Anda berdasarkan data irradiasi NASA.

Baca Juga :  Pengaruh BBM terhadap Biaya Logistik 2026: Dampak pada Distribusi Barang

Perhatikan Grafik Performa (Pump Curve)

Setiap pompa memiliki kurva performa: debit (L/jam) vs head (meter). Semakin tinggi head, semakin rendah debit. Pilih pompa yang titik operasinya berada di zona efisiensi optimal, bukan di ujung kurva.

Verifikasi Klaim MPPT

Controller MPPT asli menunjukkan penyesuaian tegangan dan arus secara real-time. Produk LORENTZ dilengkapi monitoring via PumpScanner App yang menampilkan data ini. Kalau produk tidak bisa menampilkan data performa real-time, kemungkinan bukan MPPT asli.

FAQ — Spesifikasi Teknis

Q: Bagaimana cara menghitung kebutuhan daya panel surya untuk lahan saya?

A: Gunakan rumus: Daya = (Debit harian ÷ 3.600) × TDH ÷ 0,15. Tapi lebih akurat gunakan software COMPASS LORENTZ — gratis via konsultasi Suryaqua.

Q: Apa artinya “MPPT” dan kenapa penting?

A: Maximum Power Point Tracking — controller terus menyesuaikan tegangan/arus agar panel selalu di titik daya maksimum. Dengan MPPT, Anda bisa dapat air 30%+ lebih banyak dari panel yang sama. LORENTZ MPPT adalah yang terbaik di industri.

Q: Apakah spesifikasi yang tertulis bisa dipercaya?

A: Untuk LORENTZ, ya — semua spesifikasi sudah diverifikasi sesuai standar ISO dan diuji di lapangan. Untuk merek tidak dikenal, spesifikasi sering overstated (dilebih-lebihkan).

Q: Berapa panel surya yang dibutuhkan untuk pompa PS2-400?

A: PS2-400 membutuhkan 1.200 Wp total. Dengan panel 400 Wp, Anda perlu 3 panel yang disusun seri. Konfigurasi tepatnya ditentukan via COMPASS.

Q: Apakah spesifikasi berubah seiring umur pakai?

A: Panel surya mengalami degradasi ~0,5% per tahun. Setelah 20 tahun, output masih ~90% dari spesifikasi awal. Pompa dan controller tidak mengalami degradasi signifikan.

Konsultasikan spesifikasi teknis pompa yang tepat untuk lahan pertanian Anda. Tim Suryaqua gunakan software COMPASS untuk perhitungan presisi — gratis. Hubungi WhatsApp +62 811-813-133 atau www.suryaqua.com.

Sebagai perusahaan yang mendukung penghematan energi, maka Kami menawarkan solusi kepada anda yang memiliki tagihan listrik sampai jutaan rupiah terkait penggunaan pembangkit listrik tenaga surya. Ada banyak Paket PLTS untuk Rumah yang dapat anda pilih sesuai dengan kebutuhan.

MORE ABOUT US