Biaya per kWh panel surya untuk rumah (LCOE) berkisar antara Rp900-1.400 per kWh — jauh di bawah tarif listrik PLN golongan 2.200 VA ke atas (Rp1.700/kWh). Dengan kata lain, listrik dari panel surya sudah 35-47% lebih murah dibanding listrik dari PLN untuk pelanggan rumah tangga menengah ke atas.

Levelized Cost of Energy (LCOE) adalah metrik standar untuk menghitung biaya riil per kWh yang dihasilkan panel surya selama masa pakainya. Memahami LCOE membantu Anda menentukan apakah investasi PLTS atap layak secara finansial.

Cara Menghitung Biaya per kWh (LCOE)

Rumus LCOE Sederhana

LCOE = Total Biaya Investasi / Total Produksi Listrik Selama Umur Pakai

Dimana:
– Total biaya = biaya panel + inverter + instalasi + maintenance 25 tahun
– Total produksi = produksi tahunan × 25 tahun × (1 – degradasi rata-rata)

Contoh Perhitungan Sistem 2 kWp

  • Biaya total (termasuk maintenance 25 tahun): Rp22.000.000 + (Rp1.000.000 × 25) = Rp47.000.000
  • Produksi tahunan: 2.600 kWh
  • Degradasi rata-rata 25 tahun: ~12% (output rata-rata 94% dari tahun pertama)
  • Total produksi 25 tahun: 2.600 × 25 × 0.94 = 61.100 kWh
  • LCOE = Rp47.000.000 / 61.100 = Rp769 per kWh

Tabel Perbandingan Biaya per kWh

Kapasitas Biaya Total 25 Thn Total Produksi LCOE/kWh Tarif PLN/kWh Hemat
1 kWp Rp28.500.000 30.550 kWh Rp933 Rp1.700 45%
2 kWp Rp47.000.000 61.100 kWh Rp769 Rp1.700 55%
3 kWp Rp66.500.000 91.650 kWh Rp726 Rp1.700 57%
5 kWp Rp100.000.000 152.750 kWh Rp655 Rp1.700 61%

Asumsi: tarif PLN Rp1.700/kWh, 3.5 sun hours/hari, maintenance Rp1jt/tahun

Faktor yang Memengaruhi LCOE

  1. Harga sistem — semakin murah per Wp, semakin rendah LCOE
  2. Iradiasi matahari di lokasi — Indonesia rata-rata 4-5 kWh/m²/hari, di atas rata-rata global
  3. Umur pakai — panel modern bertahan 25-30 tahun dengan output >80%
  4. Biaya maintenance — Indonesia relatif rendah karena tidak ada salju
  5. Suku bunga kredit — jika pakai pinjaman, bunga menambah LCOE 10-20%
Baca Juga :  Solusi Energi Alternatif Saat Harga Minyak Tidak Stabil

Kapan PLTS Lebih Murah dari PLN?

Dengan LCOE Rp655-933 per kWh, panel surya sudah lebih murah dibanding tarif PLN untuk golongan:
– 2.200 VA (Rp1.700/kWh) — hemat 45-61%
– 3.500-5.500 VA (Rp1.700/kWh) — hemat 45-61%
– 6.600 VA+ (Rp1.700/kWh) — hemat 45-61%

Untuk golongan 900-1.300 VA bersubsidi (Rp600-1.100/kWh), panel surya belum lebih murah secara finansial murni — namun memberikan nilai lebih berupa kemandirian energi dan perlindungan dari kenaikan tarif.

FAQ — Analisis Biaya per kWh Panel Surya

Apakah biaya per kWh panel surya akan terus turun?

Ya. Harga panel turun 5-10% per tahun. Dalam 5 tahun, LCOE panel surya diproyeksikan di bawah Rp500/kWh — semakin jauh di bawah tarif PLN yang cenderung naik.

Apakah perhitungan LCOE termasuk biaya baterai?

Tidak. LCOE di atas untuk sistem on-grid tanpa baterai. Menambah baterai akan meningkatkan LCOE sekitar Rp500-800/kWh tambahan tergantung kapasitas.

Bagaimana jika tarif PLN naik?

Kenaikan tarif listrik justru membuat panel surya semakin menguntungkan. Setiap kenaikan Rp100/kWh berarti tambahan penghematan ~Rp260.000/tahun untuk sistem 2 kWp.


Konsultasi sekarang: +62 811-8112-828
Kunjungi website: www.suryaqua.com
Tim profesional siap membantu Anda menghitung biaya per kWh panel surya sesuai kondisi rumah Anda.

Sebagai perusahaan yang mendukung penghematan energi, maka Kami menawarkan solusi kepada anda yang memiliki tagihan listrik sampai jutaan rupiah terkait penggunaan pembangkit listrik tenaga surya. Ada banyak Paket PLTS untuk Rumah yang dapat anda pilih sesuai dengan kebutuhan.

MORE ABOUT US